Sabtu, 08 November 2014
Senin, 20 Oktober 2014
1.
Ini adalah halaman awal “Cisco Packet Tracer.” Di sini kita
akan membuat
topologi star jaringannyaa.

2. Pada halaman kerja, letakkan
beberapa “komputer”. Karena “topologi
star” menggunakan” 5 komputer”, maka saya juga menggunakan “5 komputer ”

3. Kemudian letakkan sebuah” swish
“di tengah-tengah” komputer”. Hubungkan tiap” komputer”dengan” swish
“menggunakan kabel”
LAN”. Untuk jenis kabel akan ada pilihan yang secara otomatis menyesuaikan
jenis kabel dan tampilannya sebagai berikut :

4. Apabila lampu hijau menyala,
berarti perangkat sudah saling terhubung namun belum bisa saling berkomunikasi.
Oleh karena itu kita harus member “IP
Adrres pada setiap PC”.

5. Kemudian Klik pada “setiap komputer” maka akan muncul tampilan berikut .

6. kemudian
klik” IP Addres dan Subnet Mask” nya
saja. Dikarenakan ini masih jaringan sederhana. Pilih “Static” untuk member “IP”
secara manual. Kemudian langsung di “close”
saja. Lakukan ini ke tiap-tiap” komputer” Dan perlu di ingat, “setiap komputer” harus memiliki “IP
Address berbeda”

7.
sudah mempunyai “IP Address”
sekarang sudah dapat berkomunikasi. Untuk mengecek apakah sudah benar dapat
saling berkomunikasi kita lakukan proses penge”Ping-a”. Klik pada salah satu”
komputer”
lalu pindah ke tab “Dekstop pilih
Command Prompt” ,Setelah itu lakukan komunikasi dengan cara “mengecek ip di
tiap-tiap komputer” lain. Jika berhasil maka PC akan “me-Reply”.

8.
Untuk
menggunakan” switch” sama saja
caranya dengan di atas, tinggal “Hub”
nya dig anti menggunakan “switch”.
Sabtu, 18 Oktober 2014
FEBRI YANTO
Ø
Cara membuat bootable melalui CMD
2. Buka
command prompt
Start - All Programs - Accesories - Command
Prompt
Klik kanan, lalu pilih "Run As Administrator".
3. Ketik
peritah diskpart, maka prompt akan berubah menjadi DISKPART>
4.
Selanjutnya ketik list disk untuk menampilkan disk yang tersedia pada komputer
kita saat ini
Gambar di
atas menunjukkan bahwa Disk 0 adalah harddisk anda sebesar 149GB, sedangkan
Disk 1 adalah flashdisk anda yang berkapasitas skitar 2GB. (dianjurkan 4 gb atau 8gb)
5. Format
terlebih dahulu flashdisk anda. Ketik
peritah berikut :
ü select disk 1 -> 1 adalah disk
yang ingin diformat
ü clean
ü create partition primary
ü select partition 1
ü active
ü format fs=NTFS
ü assign
ü exit
6. Setelah
berhasil di format, selanjutnya kita akan membuat flashdisk kita menjadi
bootable dengan bantuan utilitas bootsect yang terdapat pada Windows Vista maupun Windows 7.
Selanjutnya
Masukkan
DVD Windows 7 pada DVD Drive komputer anda, lalu ubahlah ke direktori dimana
DVD tersebut berada, dengan perintah:
ü d:
ü cd d:\boot
ü [dengan asumsi drive DVD saya
adalah d]
7.
Gunakan bootsect untuk membuat flashdisk anda menjadi bootable. Caranya adalah
dengan mengetikkan perintah:
Ketik
peritah diskpart
bootsect
/nt60 j:
8. Copy
semua file instalasi yang ada di DVD drive Anda ke flashdisk Anda
Bila
telah dicopy, sekarang flashdisk Anda telah bisa bootable.
Langganan:
Postingan (Atom)


